Tau.id, Jakarta – Pendaftaran SMA Unggul Garuda Baru untuk tahun ajaran 2026/2027 resmi dibuka mulai 5 Februari hingga 28 Februari 2026. Informasi ini menjadi perhatian siswa kelas 9 SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah berasrama dengan kurikulum berstandar internasional dan fokus pada penguatan sains serta teknologi.
Program SMA Unggul Garuda merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan nasional, khususnya di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi siswa berprestasi, termasuk yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.
Setelah masa pendaftaran ditutup, calon peserta didik akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi, mulai dari Tes Potensi Akademik, Tes Akademik, wawancara, pemeriksaan kesehatan, hingga rekapitulasi hasil dan pengumuman seleksi. Berikut syarat lengkap dan dokumen yang perlu disiapkan.

Jadwal dan Tahapan Seleksi SMA Unggul Garuda 2026
Pendaftaran peserta didik baru SMA Unggul Garuda Baru berlangsung pada 5–28 Februari 2026. Tahapan seleksi setelah pendaftaran meliputi Tes Potensi Akademik dan Tes Akademik, dilanjutkan dengan wawancara, pemeriksaan kesehatan, rekapitulasi hasil, serta pengumuman akhir.
Proses ini dirancang untuk memastikan peserta didik yang diterima memenuhi standar akademik dan kesiapan mengikuti sistem pendidikan berasrama.
Syarat Umum Pendaftaran
Calon peserta didik yang ingin mendaftar SMA Unggul Garuda Baru harus memenuhi sejumlah persyaratan umum.
Peserta wajib berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan merupakan siswa kelas 9 SMP/MTs atau sederajat pada tahun berjalan. Batas usia maksimal adalah 21 tahun per 1 Juli 2026.
Selain itu, program ini mengutamakan siswa berprestasi yang berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi. Calon siswa juga harus bersedia ditempatkan di SMA Unggul Garuda Baru serta tinggal di asrama selama masa pendidikan berlangsung.
Komitmen untuk mengikuti seluruh program pengembangan diri yang telah ditetapkan sekolah juga menjadi salah satu ketentuan penting.
Syarat Khusus dan Kriteria Akademik
Selain persyaratan umum, terdapat ketentuan khusus yang harus dipenuhi.
Calon peserta didik harus memiliki nilai minimal 85 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika pada semester 1 hingga 5. Alternatifnya, peserta dapat memiliki prestasi akademik di bidang STEM yang telah dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIM-T).
Kriteria ini menunjukkan bahwa seleksi SMA Unggul Garuda Baru menitikberatkan pada kemampuan akademik, khususnya di bidang sains dan teknologi.
Dokumen yang Harus Disiapkan Calon Murid
Calon peserta didik perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting sebelum mendaftar.
Dokumen yang harus disiapkan antara lain hasil pindai nilai rapor SMP semester 1 sampai semester 5, serta akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang diterbitkan oleh instansi berwenang.
Bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi, diwajibkan menyertakan bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah. Bukti tersebut dapat berupa terdaftar sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP), Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), PKK, maupun program lain yang relevan.
Peserta juga perlu mengajukan usulan kurasi prestasi akademik di bidang STEM melalui sekolah asal kepada Puspresnas Kemendikdasmen melalui SIM-T.
Selain itu, calon siswa harus menandatangani surat pernyataan bersedia ditempatkan dan tinggal di asrama serta siap mengikuti seluruh program pengembangan diri sesuai format yang ditentukan.
Peran Sekolah Asal dalam Proses Pendaftaran
Sekolah asal siswa memiliki peran penting dalam mendukung proses seleksi SMA Unggul Garuda.
Pihak sekolah diwajibkan memutakhirkan data Dapodik, e-rapor semester 1 hingga 5, serta data penerima PIP bagi siswa yang tercatat sebagai penerima bantuan. Sekolah juga perlu mengajukan usulan kurasi prestasi akademik di bidang STEM kepada Puspresnas melalui SIM-T.
Selain itu, sekolah bertugas memfasilitasi peserta didik dalam melengkapi dokumen dan persyaratan pendaftaran agar proses seleksi berjalan lancar.
Lokasi dan Konsep Pendidikan Berasrama
Salah satu lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda berada di Belitung Timur, sebagaimana terdokumentasi oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 8 Oktober 2025.
Program Sekolah Garuda digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan mempercepat transformasi pendidikan nasional, terutama dalam penguatan sains dan teknologi. Konsep sekolah berasrama diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang terintegrasi antara akademik, pengembangan karakter, serta pembinaan kepemimpinan.
Dengan kurikulum berstandar internasional dan fokus pada pemerataan akses pendidikan, SMA Unggul Garuda Baru diharapkan dapat menjadi salah satu model pendidikan unggulan di Indonesia.
Informasi ini merujuk pada pengumuman resmi terkait pendaftaran SMA Unggul Garuda Baru tahun ajaran 2026/2027 serta dokumentasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengenai pembangunan sekolah.(*)
