Apple dikabarkan tengah bersiap meluncurkan versi terbaru asisten virtual Siri yang ditenagai teknologi kecerdasan buatan Google Gemini. Pembaruan ini diproyeksikan hadir pada paruh kedua Februari 2026 dan menjadi bagian dari strategi Apple dalam memperkuat kemampuan artificial intelligence (AI) di perangkat iPhone generasi terbaru.
Langkah ini dinilai sebagai fase penting dalam transformasi ekosistem Apple Intelligence, di tengah persaingan ketat pengembangan AI global. Integrasi Google Gemini ke dalam Siri diharapkan membawa peningkatan signifikan dalam memahami konteks, menganalisis data, serta menjalankan perintah kompleks yang berkaitan dengan aktivitas pengguna sehari-hari.
Informasi tersebut menjadi sorotan karena menandai perubahan pendekatan Apple yang selama ini mengandalkan pengembangan AI secara internal. Kehadiran Gemini dalam Siri menunjukkan upaya Apple untuk tetap kompetitif di tengah dominasi teknologi AI generatif yang semakin luas digunakan di perangkat mobile.
Siri AI Gemini Diumumkan Februari 2026

Mengutip laporan yang dirilis ANTARA pada 26 Januari 2026, jurnalis teknologi Bloomberg Mark Gurman menyebut Apple akan mengumumkan perombakan besar Siri melalui demonstrasi langsung pada Februari 2026. Namun hingga kini belum dipastikan apakah pengumuman tersebut akan dilakukan melalui acara khusus atau hanya diperkenalkan secara terbatas kepada media.
“Perombakan ini akan diumumkan Apple dengan demonstrasi langsung kemampuan Siri terbaru pada Februari mendatang,” ungkap Gurman dalam laporannya.
Siri versi terbaru ini akan menjadi bagian dari pembaruan sistem operasi iOS 26.4. Apple dijadwalkan merilis versi beta iOS 26.4 pada Februari 2026, sebelum diluncurkan secara publik pada Maret atau awal April tahun yang sama.
Hanya untuk iPhone Tertentu
Apple menyebut bahwa Siri berbasis AI Gemini akan tersedia secara terbatas. Fitur ini diperkirakan hanya dapat digunakan oleh pemilik iPhone 15 Pro dan model yang lebih baru, mengingat kebutuhan komputasi tinggi untuk menjalankan teknologi AI generatif.
Dalam pernyataannya, Apple menjelaskan bahwa Siri versi terbaru mampu memanfaatkan data pribadi pengguna serta konten yang sedang tampil di layar perangkat untuk membantu menyelesaikan berbagai tugas kompleks secara kontekstual.
Kemampuan tersebut memungkinkan Siri memberikan respons yang lebih relevan dan personal, tanpa mengabaikan prinsip perlindungan privasi yang menjadi fokus utama Apple.
Siri Makin Pintar dan Kontekstual
Sebagai contoh, pengguna dapat meminta Siri untuk mencarikan informasi penerbangan, jadwal perjalanan, atau rekomendasi makan siang berdasarkan data yang tersimpan di aplikasi Mail dan Messages. Siri akan mengolah informasi tersebut secara langsung tanpa memerlukan input tambahan dari pengguna.
Transformasi ini menjadikan Siri tidak lagi sekadar asisten berbasis perintah suara sederhana, tetapi berkembang menjadi asisten cerdas yang memahami konteks dan kebutuhan pengguna secara lebih mendalam.
Integrasi Gemini dan Apple Intelligence
Siri versi AI pertama kali diperkenalkan Apple dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2024. Namun, peluncurannya sempat mengalami penundaan akibat kendala internal dalam pengembangan teknologi AI.
Situasi tersebut mendorong Apple menggandeng Google untuk mengintegrasikan teknologi Gemini ke dalam Siri. Meski demikian, Siri tetap berjalan di atas kerangka Apple Intelligence yang telah disesuaikan dengan teknologi Gemini, sehingga kontrol data dan privasi tetap berada dalam ekosistem Apple.
Kolaborasi ini juga dinilai sebagai respons Apple terhadap dominasi Google Gemini di perangkat Android, yang semakin luas digunakan sebagai basis AI pada smartphone dan tablet.
Menuju Siri sebagai Chatbot Penuh
Selain pembaruan di iOS 26.4, Apple disebut tengah menyiapkan peningkatan lanjutan untuk Siri di iOS 27. Dalam pengembangan tersebut, Siri diproyeksikan bertransformasi menjadi chatbot penuh dengan kemampuan percakapan dua arah yang berkelanjutan.
Asisten digital ini nantinya memungkinkan pengguna berinteraksi secara natural, menyerupai pengalaman menggunakan ChatGPT atau Gemini, tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan.
Jika rencana tersebut terealisasi, Siri akan memasuki era baru sebagai asisten digital yang tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif dan komunikatif dalam jangka panjang.(*)
