Tau.idTau.idTau.id
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
      • Jogja
  • Ekonomi & Bisnis
    • Bisnis
    • Keuangan
    • UMKM & Ekonomi Kreatif
  • Lifestyle
    • Hiburan & Selebriti
    • Kecantikan
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Balap & Otomotif
    • Sepak Bola
  • Teknologi
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips & Tutorial
Reading: Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik Tajam, Ini Penyebab dan Upaya Pemerintah
Share
Tau.idTau.id
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
Search
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
    • Bisnis
    • Keuangan
    • UMKM & Ekonomi Kreatif
  • Lifestyle
    • Hiburan & Selebriti
    • Kecantikan
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Balap & Otomotif
    • Sepak Bola
  • Teknologi
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips & Tutorial
© jogja.cc. All Rights Reserved.
Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik Tajam
BeritaNasional

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik Tajam, Ini Penyebab dan Upaya Pemerintah

arazone
Diposting April 9, 2026 9:47 am
arazone Published April 9, 2026
Share
SHARE

Tau.id, Jakarta – Isu biaya haji naik 2026 mulai menjadi perhatian publik seiring dinamika global yang memengaruhi sektor transportasi udara. Kenaikan harga avtur, konflik di Timur Tengah, serta fluktuasi nilai tukar rupiah menjadi faktor utama yang berpotensi mendorong lonjakan biaya penerbangan haji.

Intinya sih..
Faktor Global Picu Biaya Haji NaikBiaya Penerbangan Haji Melonjak SignifikanPerubahan Rute Berpotensi Tambah BebanMaskapai Ajukan Penyesuaian BiayaPemerintah Upayakan Tidak Bebani JemaahUpaya Menjaga Keseimbangan Pembiayaan

Kondisi ini berdampak langsung pada Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), khususnya pada komponen transportasi udara yang selama ini menjadi penyumbang terbesar. Peningkatan biaya tersebut juga menjadi perhatian pemerintah dalam menjaga keterjangkauan ibadah haji bagi masyarakat Indonesia.

Pemerintah menegaskan bahwa meskipun terdapat potensi kenaikan, berbagai langkah mitigasi tengah disiapkan agar biaya tambahan tidak sepenuhnya dibebankan kepada calon jemaah haji.

Faktor Global Picu Biaya Haji Naik

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik Tajam

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa sejumlah faktor global menjadi penyebab utama potensi kenaikan biaya haji tahun 1447 Hijriah.

Dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI pada Rabu (8/4/2026), ia menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur), peningkatan premi asuransi penerbangan akibat risiko perang (war risk), serta pelemahan nilai tukar rupiah menjadi faktor dominan.

Kondisi tersebut secara langsung meningkatkan biaya operasional maskapai yang melayani penerbangan jemaah haji dari Indonesia ke Arab Saudi.

Biaya Penerbangan Haji Melonjak Signifikan

Dalam paparannya, Irfan mengungkapkan bahwa biaya penerbangan haji mengalami kenaikan cukup tajam dibandingkan perhitungan awal.

“Pada penetapan BPIH 2026, biaya rata-rata penerbangan haji berjamaah berada di kisaran Rp33,5 juta. Namun, akibat kenaikan harga avtur global, lonjakan premi asuransi war risk, serta pelemahan nilai tukar, biaya tersebut meningkat cukup tajam,” ujarnya.

Baca Juga  Asus ExpertBook B3 G1 Resmi Diperkenalkan, Laptop Bisnis dengan RAM Hingga 96GB dan Performa Tinggi

Tanpa perubahan rute penerbangan, biaya rata-rata per jemaah diperkirakan meningkat menjadi sekitar Rp46,9 juta. Angka tersebut menunjukkan kenaikan hampir 40 persen dari perhitungan awal.

Perubahan Rute Berpotensi Tambah Beban

Jika maskapai harus mengalihkan rute penerbangan untuk menghindari wilayah konflik, maka dampak biaya haji naik akan semakin besar.

Biaya penerbangan per jemaah diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp50,8 juta. Selain itu, durasi perjalanan juga akan bertambah hingga sekitar empat jam lebih lama dari rute normal.

Perubahan jalur ini juga menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat signifikan, dengan tambahan kebutuhan avtur mencapai 11.000 ton. Hal ini tentu menambah beban operasional maskapai penerbangan.

Maskapai Ajukan Penyesuaian Biaya

Sejumlah maskapai yang terlibat dalam penyelenggaraan haji juga mengajukan penyesuaian biaya sebagai dampak kondisi global.

Garuda Indonesia mengusulkan tambahan biaya sekitar Rp7,9 juta per jemaah. Sementara itu, Saudi Airlines mengajukan kenaikan sebesar 480 dolar Amerika Serikat per jemaah.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan haji berada dalam tekanan faktor global yang semakin kompleks. Karena itu, diperlukan efisiensi, koordinasi, dan mitigasi yang kuat,” kata Irfan.

Pemerintah Upayakan Tidak Bebani Jemaah

Meski biaya haji berpotensi naik, pemerintah menegaskan bahwa kenaikan tersebut diupayakan tidak membebani calon jemaah.

Irfan menyebut Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar tambahan biaya dapat diatasi melalui kebijakan pemerintah.

“Terkait kemungkinan adanya tambahan biaya penerbangan, pemerintah sudah mulai membahasnya. Presiden Prabowo berharap, jika terjadi kenaikan, tidak dibebankan kepada jemaah haji,” tuturnya.

Saat ini, pemerintah masih melakukan perhitungan ulang kebutuhan anggaran serta menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan penyelenggaraan haji tetap berjalan optimal.

Upaya Menjaga Keseimbangan Pembiayaan

Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara keberlanjutan pembiayaan haji dan kemampuan masyarakat dalam menunaikan ibadah. Langkah ini menjadi penting mengingat haji merupakan ibadah yang membutuhkan biaya besar dan perencanaan jangka panjang.

Baca Juga  Sebanyak 21.000 PJS PBI Dinonaktifkan, Pemkot Yogyakarta Buka Layanan Reaktivasi di MPP Balai Kota

Selain itu, koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga terus diperkuat untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan solusi terbaik bagi seluruh pihak.

Dengan kondisi global yang masih dinamis, pemerintah diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang tepat agar biaya haji tetap terkendali tanpa mengurangi kualitas layanan bagi jemaah.

Potensi kenaikan biaya haji 2026 menjadi tantangan serius bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Faktor global seperti harga avtur, risiko geopolitik, dan nilai tukar rupiah menjadi variabel utama yang sulit dikendalikan.

Namun, melalui berbagai upaya mitigasi dan kebijakan strategis, pemerintah berkomitmen untuk menjaga agar kenaikan biaya tidak memberatkan jemaah. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait biaya haji agar mendapatkan gambaran yang akurat.(*)

Anda mungkin tertarik..

12 Aplikasi Try Out UTBK SNBT 2026 Terbaik, Bantu Persiapan Lolos PTN Lebih Maksimal

Bea Cukai Buka CPNS 2026 untuk Lulusan SMA, Ini Syarat dan Peluang Besarnya

Beasiswa LPDP 2026 Terbaru: Jadwal, Syarat, Benefit, dan Tips Lolos Seleksi

UTBK SNBT 2026 Diperpanjang hingga 2 Mei, Ini Jadwal Terbaru dan Dampaknya bagi Peserta

Formasi CPNS 2026 Capai 160 Ribu, Ini Detailnya

TAGGED:biaya haji 2026biaya haji naikbiaya haji per jemaahBPIH terbaruharga haji Indonesia
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer
Cara Merawat Kuku Agar Kuat
LifestyleKecantikan

Cara Merawat Kuku Agar Kuat dan Tidak Mudah Patah

arazone arazone March 12, 2026
Manfaat Es Batu untuk Wajah Sebelum Menggunakan Makeup
Rekrutmen Tenaga Pendukung Inspektorat Utama BGN 2026 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya
7 Aplikasi Perekam Panggilan Telepon Otomatis Terbaik dan Mudah Digunakan
Minyak Jelantah Bisa Ditukar Rupiah di Yogyakarta, Ini Lokasi dan Cara Gunakan MyPertamina UCollect

Tau.id - Portal Berita Nasional Terkini

Menyajikan berita nasional terlengkap setiap hari. Dapatkan informasi politik, ekonomi, teknologi, sosial, hingga gaya hidup yang akurat, cepat, dan terpercaya.



  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • UU Pers
Reading: Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik Tajam, Ini Penyebab dan Upaya Pemerintah
Share
© Tau.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?