Tau.idTau.idTau.id
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
      • Jogja
  • Ekonomi & Bisnis
    • Bisnis
    • Keuangan
    • UMKM & Ekonomi Kreatif
  • Lifestyle
    • Hiburan & Selebriti
    • Kecantikan
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Balap & Otomotif
    • Sepak Bola
  • Teknologi
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips & Tutorial
Reading: 230 Korban Dugaan Keracunan MBG di Bandung Barat: Sudah Tertangani Dinkes Jawa Barat
Share
Tau.idTau.id
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Ekonomi & Bisnis
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Teknologi
Search
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
    • Bisnis
    • Keuangan
    • UMKM & Ekonomi Kreatif
  • Lifestyle
    • Hiburan & Selebriti
    • Kecantikan
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Balap & Otomotif
    • Sepak Bola
  • Teknologi
    • Gadget
    • Gaming
    • Tips & Tutorial
© jogja.cc. All Rights Reserved.
kasus keracunan MBG
BeritaKesehatan

230 Korban Dugaan Keracunan MBG di Bandung Barat: Sudah Tertangani Dinkes Jawa Barat

admin
Diposting January 26, 2026 2:53 pm
admin Published October 31, 2025
Share
SHARE

Yogyakarta.co – Kasus dugaan keracunan yang terjadi setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat kembali menjadi perhatian publik. Program MBG yang menyasar pelajar dan kelompok rentan ini sejatinya bertujuan meningkatkan gizi harian masyarakat, namun insiden yang terjadi pada Selasa (28/10/2025) memunculkan kekhawatiran baru terkait pengawasan kualitas makanan yang diberikan.

Intinya sih..
Asal Kasus dan Lokasi PenangananJumlah Korban dan Keadaan TerkiniKonteks Program MBG dan Evaluasi Pengawasan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat menyampaikan perkembangan terbaru, di mana sebanyak 230 orang yang diduga mengalami keracunan makanan tersebut telah mendapatkan penanganan. Mayoritas pasien mengalami gejala seperti mual, pusing, dan sakit perut setelah menyantap paket makanan yang terdiri dari nasi, rolade, sayur, serta buah.

Kepala Dinkes Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat. “Kita terus lakukan koordinasi dan monitoring dengan Dinkes setempat. Dan sampai saat ini semua sudah tertangani di sana,” ujarnya di Bandung, Rabu (29/10/2025).

Asal Kasus dan Lokasi Penanganan

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Barat, Lia Nurliana Sukandar, menjelaskan bahwa korban berasal dari beberapa satuan pendidikan, yakni SDN 2 Cibodas, SDN Buahbatu, SMPN 4 Lembang, serta SMK Putra Nasional Cibodas.

Para pasien sempat dirawat di beberapa lokasi yang dijadikan posko penanganan darurat, seperti Puskesmas Cibodas, Klinik Sespim, Gedung Serba Guna Desa Cibodas, hingga RSUD Lembang. Meski sebagian sudah diperbolehkan pulang, beberapa di antaranya masih harus menjalani pemantauan kesehatan.

Sekretaris Desa Cibodas, Yuyu Wahyu, mengatakan bahwa hingga Kamis pagi masih terdapat setidaknya 10 pasien yang dirawat. “Tadi malam sekitar pukul 02.30 WIB hanya tersisa dua orang, tapi pagi ini bertambah lagi jadi 10 pasien,” ujarnya. Beberapa pasien yang sudah pulang dikabarkan kembali ke posko karena kondisi fisik kembali menurun.

Baca Juga  Ini Daftar Film Indonesia Tayang di Bioskop November 2025, Jangan Sampai Anda Lewatkan

Jumlah Korban dan Keadaan Terkini

Data Dinas Kesehatan KBB menyebutkan sebanyak 201 siswa, orang tua, guru, dan ibu hamil mengalami gejala keracunan hingga Rabu (29/10/2025) pukul 15.02 WIB. Hingga laporan terakhir, kondisi sebagian besar pasien telah membaik setelah mendapatkan perawatan medis.

Pemerintah daerah masih melakukan evaluasi, termasuk memeriksa suplai bahan makanan, dapur penyedia, hingga sistem distribusi makanan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Sejauh ini, penyelidikan terkait sumber kontaminasi masih berlangsung.

Konteks Program MBG dan Evaluasi Pengawasan

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program pemerintah yang diperuntukkan bagi pelajar dan kelompok rentan untuk mendorong pemenuhan nutrisi harian. Namun sejumlah pihak menekan pentingnya standar keamanan pangan yang lebih ketat, termasuk pengawasan dapur produksi dan distribusi.

Kasus keracunan massal yang terjadi beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir memunculkan desakan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyediaan makanan MBG, terutama di daerah dengan jumlah penerima yang besar.(*)

Anda mungkin tertarik..

12 Aplikasi Try Out UTBK SNBT 2026 Terbaik, Bantu Persiapan Lolos PTN Lebih Maksimal

Bea Cukai Buka CPNS 2026 untuk Lulusan SMA, Ini Syarat dan Peluang Besarnya

Beasiswa LPDP 2026 Terbaru: Jadwal, Syarat, Benefit, dan Tips Lolos Seleksi

Apa Itu Brain Rot? Ini Gejala, Cara Menghindari serta Solusinya

UTBK SNBT 2026 Diperpanjang hingga 2 Mei, Ini Jadwal Terbaru dan Dampaknya bagi Peserta

TAGGED:keracunan makanan siswakeracunan MBG bandung barat
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer
Review Itel Zeno 100
BeritaGadgetTeknologi

Review Itel Zeno 100 Yang Resmi Meluncur, Harga 1 Jutaan dengan Sertifikasi Militer

arazone arazone March 20, 2026
RedMagic 11 Pro Resmi Global! Ponsel Gaming Ini Dibekali Kipas 24.000 RPM
Cara Memutihkan Ketiak Hitam dalam Seminggu dengan Bahan Alami yang Aman
Cara Membuat Foto Kartun dari Foto Asli Menggunakan Aplikasi
Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Wajah yang Mengelupas dengan Tepat

Tau.id - Portal Berita Nasional Terkini

Menyajikan berita nasional terlengkap setiap hari. Dapatkan informasi politik, ekonomi, teknologi, sosial, hingga gaya hidup yang akurat, cepat, dan terpercaya.



  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • UU Pers
Reading: 230 Korban Dugaan Keracunan MBG di Bandung Barat: Sudah Tertangani Dinkes Jawa Barat
Share
© Tau.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?