Tau.id, Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan jadwal one way, contraflow, dan ganjil genap mudik Lebaran 2026 guna mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik dan arus balik. Kebijakan rekayasa lalu lintas ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian dan lembaga.
Pengaturan tersebut menjadi salah satu langkah strategis menghadapi peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Trans Jawa dan jalur utama menuju Pelabuhan Merak. Informasi mengenai jadwal one way Lebaran 2026 dan ganjil genap mudik 2026 pun menjadi kata kunci yang banyak dicari masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
SKB diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia dan diumumkan melalui laman resmi Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.
SKB tersebut masing-masing bernomor KP-DRJD 854 Tahun 2026, HK.201/1/21/DJPL/2026, Kep/43/II/2026, dan 20/KPTS/Db/2026.
Kebijakan ini bertujuan menjamin keselamatan, keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus kendaraan selama periode angkutan Lebaran 2026.

Sistem One Way (Satu Arah)
Arus Mudik
Sistem satu arah diberlakukan dari:
Tol Jakarta–Cikampek KM 47 hingga KM 70
Dilanjutkan sampai Tol Semarang–Solo KM 421
Waktu pelaksanaan:
Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB
Hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Arus Balik
Penerapan arus balik berlaku dari:
Tol Semarang–Solo KM 421
Sampai Tol Jakarta–Cikampek KM 70
Waktu pelaksanaan:
Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB
Sampai Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Penerapan sistem ini dilakukan berdasarkan proyeksi puncak arus kendaraan pada periode tersebut.
Sistem Contraflow (Lajur Pasang Surut)
Contraflow diberlakukan secara situasional sesuai kondisi lalu lintas.
Tol Jakarta–Cikampek (Arus Mudik)
KM 47 (Karawang Barat) hingga KM 70 (Cikampek):
17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
21 Maret 2026 pukul 12.00–20.00 WIB
22 Maret 2026 pukul 09.00–18.00 WIB
Arus Balik
KM 70 hingga KM 47:
23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Tol Jagorawi
KM 21 (Gunung Putri) – KM 8 (Cipayung):
24 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB
29 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB
Sistem Ganjil Genap Lebaran 2026
Arus Mudik
Berlaku di:
Tol Jakarta–Cikampek KM 47 – Tol Semarang–Batang KM 414
Tol Tangerang–Merak KM 31 – KM 98
Periode:
17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Arus Balik
Berlaku di:
Tol Semarang–Batang KM 414 – Tol Jakarta–Cikampek KM 47
Tol Tangerang–Merak KM 98 – KM 31
Periode:
23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB – 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Kendaraan yang Dikecualikan
Beberapa kendaraan tidak dikenakan aturan ganjil genap, antara lain:
- Ambulans
- Mobil pemadam kebakaran
- Angkutan umum berpelat kuning
- Kendaraan penyandang disabilitas dengan tanda khusus
Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, arus mudik Lebaran selalu mengalami lonjakan signifikan, khususnya di Tol Trans Jawa dan akses menuju Merak.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk:
- Memantau informasi resmi dari Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri
- Mengatur waktu keberangkatan lebih awal
- Menghindari jam puncak jika memungkinkan
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum perjalanan
Rekayasa lalu lintas ini bersifat dinamis dan dapat diperpanjang atau dihentikan sewaktu-waktu sesuai kondisi di lapangan.
Dengan penerapan sistem one way, contraflow, dan ganjil genap secara terintegrasi, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan lancar.(*)
