Tau.id, Jakarta – Libur Lebaran 2026 menjadi momentum penting bagi jutaan masyarakat yang bersiap melakukan mudik ke kampung halaman. Pemerintah memastikan sejumlah kebijakan strategis diterapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, termasuk membuka enam ruas tol gratis yang tersebar di jaringan Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.
Total sepanjang 198 kilometer jalan tol fungsional akan dioperasikan tanpa pungutan tarif selama periode mudik tahun ini. Kebijakan ini bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama sekaligus mempercepat distribusi kendaraan menuju berbagai daerah tujuan.
Informasi mengenai tol gratis Lebaran 2026, jadwal one way mudik 2026, hingga skema contraflow dan ganjil genap menjadi topik yang banyak dicari masyarakat menjelang puncak arus mudik. Pemerintah melalui sejumlah instansi terkait telah menerbitkan aturan resmi untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan aman.

Enam Ruas Tol Gratis Selama Mudik Lebaran 2026
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Kompas TV, Selasa (24/2/2026), serta unggahan akun Instagram Badan Komunikasi Pemerintah, enam ruas tol fungsional akan dibuka tanpa tarif selama musim mudik.
Ruas-ruas tersebut memang belum beroperasi secara komersial penuh, tetapi difungsikan sementara untuk menunjang arus kendaraan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menjelaskan bahwa pembukaan tol fungsional gratis bertujuan membantu distribusi lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.
“Untuk fungsional gratis, pembukaan tol fungsional dilakukan untuk membantu distribusi lalu lintas, terutama di titik-titik pertemuan arus kendaraan yang selama ini kerap menjadi sumber kepadatan,” kata Rivan dikutip dari Antara, Jumat (27/2/2026).
Ruas Tol Gratis di Trans Jawa
Empat ruas yang dibuka di jaringan Trans Jawa meliputi:
Japek II Selatan sepanjang 54,75 kilometer.
Probolinggo–Banyuwangi Tahap I sepanjang 49,68 kilometer.
Jogja–Solo sepanjang 11,48 kilometer.
Jogja–Bawen sepanjang 4,85 kilometer.
Keberadaan ruas fungsional ini diharapkan mampu membagi beban kendaraan yang selama ini terkonsentrasi di jalur utama seperti Tol Jakarta–Cikampek dan Tol Semarang–Solo.
Ruas Tol Gratis di Trans Sumatera
Sementara di wilayah Sumatera, dua ruas yang dibuka tanpa tarif adalah:
Palembang–Betung Seksi I dan II sepanjang 53,6 kilometer.
Sigli–Banda Aceh Seksi I sepanjang 23,9 kilometer.
Pembukaan ruas fungsional tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026 sekaligus menguji kesiapan infrastruktur sebelum dioperasikan secara komersial.
Jadwal One Way Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
Selain tol gratis, pemerintah juga menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way dan contraflow. Ketentuan tersebut diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Untuk arus mudik Lebaran 2026, sistem satu arah diberlakukan dari KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang–Solo mulai 17 Maret pukul 12.00 WIB sampai 20 Maret 2026 pukul 00.00 WIB.
Sedangkan pada arus balik, sistem one way diberlakukan dari KM 421 Tol Semarang–Solo menuju KM 70 Tol Jakarta–Cikampek pada 23 Maret pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 00.00 WIB.
Kebijakan ini bertujuan mengoptimalkan kapasitas jalan tol pada periode puncak pergerakan kendaraan.
Pembersihan Rest Area dan Normalisasi Akses
Pembersihan jalur rest area dijadwalkan pada 17 Maret 2026 pukul 10.00–12.00 WIB untuk arus mudik dan 23 Maret 2026 pukul 10.00–12.00 WIB untuk arus balik.
Sementara itu, penutupan akses gerbang tol menuju Semarang akan dilakukan saat arus mudik berlangsung. Normalisasi lalu lintas serta pembukaan kembali akses masuk dijadwalkan pada 21 Maret 2026 pukul 00.00–02.00 WIB.
Untuk arus balik, normalisasi dan pembukaan akses tol direncanakan mulai 30 Maret 2026 pukul 00.00–02.00 WIB.
Kendaraan dari arah Tol Cisumdawu menuju Jakarta saat mudik atau menuju Semarang ketika arus balik diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Cimalaka dan Cisumdawu Jaya.
Skema Contraflow Mudik Lebaran 2026
Contraflow arus mudik diterapkan di Tol Jakarta–Cikampek KM 47 hingga KM 70 pada beberapa periode, yakni mulai 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 00.00 WIB. Selain itu, contraflow juga diberlakukan pada 21 Maret 2026 pukul 12.00–20.00 WIB dan 22 Maret 2026 pukul 09.00–18.00 WIB.
Untuk arus balik, contraflow diterapkan pada 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 00.00 WIB di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Kemudian di Tol Jagorawi KM 21–8 diberlakukan pada 24 hingga 29 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB.
Aturan Ganjil Genap Selama Mudik 2026
Sistem ganjil genap juga diterapkan guna mengendalikan volume kendaraan. Aturan ini berlaku di Tol Tangerang–Merak KM 31–98 serta Tol Karawang Barat KM 47 hingga Tol Kalikangkung KM 414.
Untuk arus mudik, kebijakan ganjil genap diberlakukan mulai 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 00.00 WIB. Sedangkan arus balik berlangsung pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB sampai 29 Maret 2026 pukul 00.00 WIB.
Upaya Mengurangi Kepadatan Mudik Lebaran 2026
Pembukaan enam ruas tol gratis Lebaran 2026 dan penerapan rekayasa lalu lintas merupakan bagian dari strategi terpadu pemerintah untuk menekan potensi kemacetan ekstrem saat puncak arus mudik dan arus balik.
Penambahan jalur fungsional diharapkan dapat mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata. Selain itu, masyarakat diimbau memantau informasi resmi dari Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, serta operator jalan tol sebelum melakukan perjalanan.
Dengan perencanaan yang matang dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, perjalanan mudik Lebaran 2026 diharapkan berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(*)
